Selamat datang di forum Chevan Lovers, fans Evan Sanders & Chelsea Olivia
 
IndeksIndeks  CalendarCalendar  FAQFAQ  PencarianPencarian  AnggotaAnggota  GroupGroup  PendaftaranPendaftaran  LoginLogin  

Share | 
 

 CVL

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down 
Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 52 ... 100  Next
PengirimMessage
Nila
Admin
avatar

Posts : 6502
Join date : 20.05.14

PostSubyek: CVL    Mon 25 Apr 2016 - 7:38

First topic message reminder :

TELAGA KASIH CHEVAN


Berawal dari sinetron Antara Cinta dan Dusta (ACdD), Evan Sanders dan Chelsea Olivia Wijaya dipertemukan. Chemistry Evan Sanders dan Chelsea Olivia (CHEVAN) membius kami. Usia mereka yang terpaut jauh membuat chemistry itu menarik dan unik. Chelsea yang masih belia, bisa mengimbangi Evan yang sudah dewasa, sehingga kami tidak bosan melihat acting mereka yang natural. Setelah disinetron ACdD, mereka dipersatukan lagi di sinetron Cinta Sejati...bagi fans CHEVAN, tentu sampai detik ini masih mengharap Chevan segera bersatu lagi dalam satu project... sambil nunggu Chevan bersatu lagi, yuk fans CHEVAN komen di sini... pasti nunggunya lebih seru!


Twitter Evan Sanders: @evansaders_id

Twitter Chelase Olivia: @chelseaolivia92


Terakhir diubah oleh Nila tanggal Sat 10 Sep 2016 - 13:31, total 19 kali diubah
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://chevanlovers.indonesianforum.net

PengirimMessage
Mia

avatar

Posts : 3603
Join date : 12.06.14

PostSubyek: Re: CVL    Tue 3 May 2016 - 21:01

Nila wrote:
Mia wrote:
WOWWWWWWW.....SEEEEEEPIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII..........................

iya neng, teman2 pada ngak mau mampir lagi :nangis:
jangan sedih DPku cayang..*sodorin eskrim biar ademm...*
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Mia

avatar

Posts : 3603
Join date : 12.06.14

PostSubyek: Re: CVL    Tue 3 May 2016 - 21:03

Nila wrote:
Mia wrote:
[color:bb20=
#
# Setelah perpisahan
(Oleh : Mia)


    Mereka tertawa melihat di  ujung cafe dua remaja sedang menikmati ice cream sambil suap-suapan...
“ Cinta mereka masih manis , sama seperti  ice cremmya.”
Aini  tersenyum mendengar kalimat Firjon. Kedua remaja itu mengingatkan dirinya dan Firjon beberapa tahun lalu. Cintanya begitu manis. Tak berfikir macam-macam yang penting happy. Seakan dunia milik mereka. Namun ketika mereka harus mengatakan berpisah. Dan perpisahan menjadi jalah terbaik. Tak ada tangis. Namun ada yang hilang. Dia tidak tahu apa itu.
Kok melamun. ? Mau kusuapin , seperti mereka? Goda Firjon sambil bergerak hendak menyuapi Aini .
“Kamu ini, apaan si??”
“Siapa tahu ingin memulai lagi?”
“ Kapan kamu kembali ?” Tanya Aini mengalihkan pembicaraan dan pandangan dari dua remaja yang sempat menjadi fokus mereka.
“Besok.”
“Sory, aku ga bisa mengantarmu. Sebenarnya aku ingin sekali. tapi besok aku harus mengantar ibu kontrol ke Poli.”
“Ga apa apa, Ain. Kau sebenarnya ga perlu memberi alasan. Its OK!”
“ Entah mengapa setiap kau akan kembali mesti bareng dengan hal yang tak bisa kutinggal”
“ No problem! Masih banyak waktu. Oh ya ibu sakit apa?”
“ Gula darahnya tinggi. Sempat drop! Jadi sejak itu ibu harus selalu kontrol ke dokter. Tapi ibu milihnya pake BJPS, katanya lebih murah. Tapi gitu lamaaa...antrinya .”
“Tapi Kondisi ibu gimana?”
“Sudah baik, ibu kan jago jaga pola makan”
“Syukurlah kalo gitu. Trus Bapak  sehat kan? “
“ Bapak sehat, tapi  rokoknya itu, ga mau berhenti. Tingkah orang tua biasanya kembali seperti anak-anak.“
Firjon tertawa, memandang Aini. Biasanya Aini akan bergairah  bercerita tentang keluarganya. Terutama Bapaknya yang menjadi motivator baginya. Aini tinggal di desa yang cukup terpencil. Bagi masyarakat di sekitarnya menjafi PNS suatu prestise.  Dan Aini benar menginginkan jadi PNS tidak hanya untuk dirinya sendiri tapi untuk keluarganya. Bahkan untuk masyarakat, yang beranggapan bahwa PNS turunan. Bagi anak petani atau pedagang mustahil menjadi PNS. Aini sudah lama i9ngin mengubah pola pikir masyarakat itu. Firjon paham betul dan mendukung untuk mewujudkannya.
“ Pernah Bapak bilang mau berhenti merokok, minta dibelikan permen. Aku dengan semangat membelikan permen sebagai penggati  rokok . Eh...Rokok tetap lanjut. “
“ Yah. Harus lebih sabar. Kamu kan biasanya punya stok pil sabar dengan dosis tinggi.”
“ Ah, kayaknya stoknya mulai habis.”
“ Jangan gitu!”
“ Dia pernah bilang. Teman bapak yang ga merokok kemaren meninggal, karena sakit jantung dan paru-paru. Tubuhnya kurus lagi”
“Haha...” Firjon melepas tawanya. Dia membayangkan Bapak Aini yang jago berkelakar dan berdebat, paling betah ngobrol hingga larut malam.
“ Dia juga bilang, Rokok itu  identitas laki-laki. Dan lambang pertemanan. Karena kalo ketemu teman , Bapak selalu menyodorkan rokok sebagai penghormatan”
“Yang ini, aku setuju dengan Bapak!”
“ Kau ini, jangan bilang kau juga pecandu rokok. Liat bibirmu mulai hitam.”
‘ Sekali-kali , Ain ! jika ketemu  teman, jika  ide lagi macet. Kan rokok  lambang seorang lelaki. Kata Bapak!”
“ Jangan gitu, Jon!”
Aini terlihat tidak suka dengan yang disampaikan firjon. Wajahnya  kemudian muram.
“Nggalah Ain. Bercanda aja.”
“ Sebenarnya tadi aku ingin menjemputmu. Sekalian pengen ketemu Bapak dan Ibu. Tapi kamu menolak” Sebersit rasa  kecewa di wajah firjon.
“Tadi aku ke rumah teman, dekat sini aja.mengambil berkas yang harus kuselesaikan besok. Karena aku harus ngantar ibu. Ya aku harus lembur. “
“Jadi PNS sibuk juga ya?”
“ Ya, gitu ! Melayani masyarakat harus selalu siap setiap saat. Tapi aku suka dengan pekerjaan ini,”
“Iya aku tahu.Nikmati aja pekerjaamu”
    Keduanya sama-sama tersenyum sambil menikmati ice cream. Sejak mereka berpisah tak ada lagi pembicaraan tentang  menikah. Perpisahan jalan terbaik. Namun kata jalan terbaik hanyalah sebagai hiburan dari sebuah jalan buntu yang tak lagi ditemukan ujungnya.

    Pagi yang Indah disertai kicauan burung dari sekitar rumah megah tempat tinggal Firjon dan keluarganya. Asri dari luar rumah, dan tenang terlihat suasana rumah. Bahkan kedamaian dan kebersamaan kental terasa dari keluarga yang serba punya ini.
“Apa kabar Aini? Apa dia sudah menikah?” Tanya Ayah Firjon setelah  berjalan santai, dan duduk di pekarangan samping.
“Belum,Pa?”
“Kukira sebelum kau berangkat ke Australi itu, kau menikah atau setidaknya tunangan dulu dengan gadis itu. “
Firjon diam, terlihat ada selintas kesedihan di wajahnya.
“Dia gadis yang baik, santun dan cerdas. “
“Dan kamu ,Jon ! dari beberapa gadis yang kau pacari mengapa belum satupun yang bisa menggantikan Aini?”
“ Belum jodoh lah ,Pa?”
“ Tapi setiap pulang, kau bertemu Aini ,kan?”
“ Iya , Pa. Sebagai teman.Tumben papa ini interview aku?”
“Berarti kamu itu ga bisa Move ON!”
Laki-laki berkulit putih, dan dengan badan yang masih sehat itu meletakkan korannya.
Dia menatap anak yang menjadi kebanggaanya .
“Apa Aini menolak  menikah dan ikut bersamamu?”
“Dia susah payah untuk menjadi PNS, waktu itu dia prajabatan. Jadi aku tak mau memaksanya. Kasihan dia.”
“ Lalu kau menyerah begitu saja?”
“Masud papa?”
“Kau kan cerdas! Sekolah selalu juara. Ke Jepang beasiswa.. Hingga kerja di Australi mudah kau dapatkan! Masa  gitu aja ga bisa!”
Firjon, memandang ayahnya. Diskusi dengan ayahnya selalu menarik. Namun apa yang baru didengarnya lebih menarik lagi. Selama ini ayahnya tidakpernah ikut campur tentang urusan
asmara.
“Harus ada yang mengalah!” Kata Laki laki jangkung yang wajahnya masih terlihat bersih di usia tuanya. Kemudian Orang tua itu menndekati Firjon, menepuk bahu sebelah kanan
.“Tubuhmu sudah berkelana di dunia ini. Tapi hatimu. Ingat hatimu kemana dia bermuara?. Di situlah ketenangan dan kedamaian bakal kau dapat! Mengalahlah! Sebelum semua terlambat! “ Dan Orang tua itu meninggalkan Firjon dalam keheningan.


********  
“ Kok sudah kembali ,Jon ?”
“Ada yang ketinggalan.”
“Kamu ini tetap sembrono. Memangnya antara Surabaya-bandung? Kau ini Australi –Surabaya”
“ Karena penting! Jarak ga jadi masalah!”
“Ain....”
“Ya?”
“Apa sudah ada orang yang memiliki hatimu?”
Aini mengambil  es jeruk dan meneguknya.
“Belum..”
Firjon merasa lega. Dulu ketika mereka memutuskan berpisah. Firjon mempersilahkan Aini untuk membuka hati untuk pria lain  yang penting  baik. Demikian juga firjon akan selalu membuka hatinya untuk wanita. Walau Firjon telah mencoba untuk melakukannya. Namun semua sia-sia.
“Ain, rasanya hidupku tidak sempurna meski aku sudah memiliki yang kuinginkan. Tanpa kau disisiku”
Aini tersedak! Mendengar kata-kata firjon yang menurutnya aneh. Es jeruknya tumpah kebagian bajunya. Buru-buru Firjon mengambil tisu dan membantu membersihkan air jeruk di baju Aini.
“Apa maksudmu? Aku tak bisa Jon. Kau kan tahu......”
“Aku  yang mengalah!”
“Maksudmu?”
“Kau tak perlu berhenti jadi PNS, aku yang akan meninggalkan pekerjaan di sana. Di sinipun aku bisa mengembangkan  ide. Di sini aku yakin aku juga bisa mendapatkan pekerjaan yang terbaik.”
“Jon??”
“Menikahlah denganku.Hidupku akan  Sempurna bersamamu. Aku akan damai, Ain... Kumohon “  Kata-kata firjon bergetar. Jantung Ainipun ikut berdebar. Lamaran kedua Firjon tidak bisa ditolaknya.

wah cowoknya yang ngalah, tapi emang jodoh kali ya....keren neng ceritanya...thx ya
Cama2 DP... :senyum: mkc jg jempooolnya :tertawa:
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Mia

avatar

Posts : 3603
Join date : 12.06.14

PostSubyek: Re: CVL    Tue 3 May 2016 - 21:13

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Mia

avatar

Posts : 3603
Join date : 12.06.14

PostSubyek: Re: CVL    Tue 3 May 2016 - 21:16

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Mia

avatar

Posts : 3603
Join date : 12.06.14

PostSubyek: Re: CVL    Tue 3 May 2016 - 21:26

#Malam ini

Malam ini
Angin terasa sangat dingin
Mencumbu kulit hingga ke tulang
Menyisahkan bahwa sepi harus mati

Malam ini
Bintang dan bulan terlihat indah
Menari di pucuk langit
Merangkai puisi untuk kekasih sunyi di sana

Malam ini
Cahaya bintang
Cahaya bulan
Turun terbang ke akar bumi

Malam ini
Menyinari setiap hitam
Hingga mata bisa melihat
Hingga jemari bisa menggenggam

Malam ini
Hatiku ingin terbang ke atas
Menelan jarak
Hingga ia bisa menyatu dengan bulan
Melepas semua beban yang terasa

Malam ini
Di bumi dan langit
Hanya kesunyiaan yang mendera
Hanya bayang hitam yang menyala

Malam ini
Suara jengkrik bisa kudengar
Rasa sepi membalut tubuhku yang sakit ini
Tertancap pilu di di sekujur jasad

Malam ini
Bumi tuhan terlihat lebih jujur
Orang orang yang hidup dalam kepura puraan lelap di telan kantuk
Terasa sangat jujur

Malam ini
Ribuan puluhan milyar
Doa terbang menembus laksa
Menuju tempat tuhan berada

Malam ini
Semoga malam yang indah ini
Selalu bisa kulihat
Dan semoga tuhan mengabulkan doaku

Selamat malam
Sepi
Rindu
Menyepi menjadi hati yang kaku
Selamat malam
Untuk engkau yang ada di sana.
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user
Nila
Admin
avatar

Posts : 6502
Join date : 20.05.14

PostSubyek: Re: CVL    Wed 4 May 2016 - 7:58

Mia wrote:
Nila wrote:
Mia wrote:
WOWWWWWWW.....SEEEEEEPIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII..........................

iya neng, teman2 pada ngak mau mampir lagi :nangis:
jangan sedih DPku cayang..*sodorin eskrim biar ademm...*

makasih neng...pas harinya panas :senyum:
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://chevanlovers.indonesianforum.net
Nila
Admin
avatar

Posts : 6502
Join date : 20.05.14

PostSubyek: Re: CVL    Wed 4 May 2016 - 7:59

Mia wrote:

woow dimana aja tuh cabangnya :tertawa:
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://chevanlovers.indonesianforum.net
Nila
Admin
avatar

Posts : 6502
Join date : 20.05.14

PostSubyek: Re: CVL    Wed 4 May 2016 - 7:59

Mia wrote:

siapa ya Question
Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://chevanlovers.indonesianforum.net
Nila
Admin
avatar

Posts : 6502
Join date : 20.05.14

PostSubyek: Re: CVL    Wed 4 May 2016 - 8:00

Mia wrote:
#Malam ini

Malam ini
Angin terasa sangat dingin
Mencumbu kulit hingga ke tulang
Menyisahkan bahwa sepi harus mati

Malam ini
Bintang dan bulan terlihat indah
Menari di pucuk langit
Merangkai puisi untuk kekasih sunyi di sana

Malam ini
Cahaya bintang
Cahaya bulan
Turun terbang ke akar bumi

Malam ini
Menyinari setiap hitam
Hingga mata bisa melihat
Hingga jemari bisa menggenggam

Malam ini
Hatiku ingin terbang ke atas
Menelan jarak
Hingga ia bisa menyatu dengan bulan
Melepas semua beban yang terasa

Malam ini
Di bumi dan langit
Hanya kesunyiaan yang mendera
Hanya bayang hitam yang menyala

Malam ini
Suara jengkrik bisa kudengar
Rasa sepi membalut tubuhku yang sakit ini
Tertancap pilu di di sekujur jasad

Malam ini
Bumi tuhan terlihat lebih jujur
Orang orang yang hidup dalam kepura puraan lelap di telan kantuk
Terasa sangat jujur

Malam ini
Ribuan puluhan milyar
Doa terbang menembus laksa
Menuju tempat tuhan berada

Malam ini
Semoga malam yang indah ini
Selalu bisa kulihat
Dan semoga tuhan mengabulkan doaku

Selamat malam
Sepi
Rindu
Menyepi menjadi hati yang kaku
Selamat malam
Untuk engkau yang ada di sana.

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://chevanlovers.indonesianforum.net
Nila
Admin
avatar

Posts : 6502
Join date : 20.05.14

PostSubyek: Re: CVL    Wed 4 May 2016 - 8:03

Kembali Ke Atas Go down
Lihat profil user http://chevanlovers.indonesianforum.net
Sponsored content




PostSubyek: Re: CVL    

Kembali Ke Atas Go down
 
CVL
Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas 
Halaman 5 dari 100Pilih halaman : Previous  1, 2, 3, 4, 5, 6 ... 52 ... 100  Next

Permissions in this forum:Anda tidak dapat menjawab topik
CHEVAN LOVERS :: Chevan Lovers :: Silakan teman-teman komentar disini-
Navigasi: